From The Founder

Introduction

Bila tetap ingin bertahan dan bergerak maju dalam menghadapi era global perdagangan bebas (MEA/AFTA) yang semakin kompetitif, maka investasi pelatihan, pembangunan dan pengembangan SDM Pelayanan menjadi hal yang tidak dapat ditawar lagi.

70% hasil kwalitas pelayanan perusahaan bergantung pada profesionalisme kerja SDM, meliputi pembangunan Knowledge, Attitude, Skill, Integrity, Habit yang kami namakan dengan Smartnusa KASIH Training System, sebagai persyaratan mutlak perubahan kinerja dan produktifitas karyawan.

Sejak 2005 sampai dengan 2014, tercatat lebih dari 100 klien yang telah kami latih dan bangun sistim pelayanannya, meliputi 2 Negara (Indonesia & Timor Leste), 7 pulau besar & 20 kota utama di indonesia baik dalam program SDM Pelayanan, Cleaning service dan pelatihan Luar ruang.

Area yang dilatih meliputi, Perkantoran, Rumah sakit, Sekolah, Kampus, Pabrik, Hotel, Stasiun, Pelabuhan, Bandara, Luar ruang, Restaurant, Gedung, Bank, Tempat ibadah, dan lainnya. Dari instansi swasta, pemerintahan dan BUMN. Profesi peserta yang pernah dilatih, melingkupi Cleaning service, Sekuriti service, Office Boy, Office support ,Customer servis, Driver service dll, dari level Operator, Supervisor, Koordinator, Manajer, Direktur dan Pemilik usaha.

From The Founder & Director

Pertama kali saya membangun Smartnusa yang berasal dari kata Smart dan Nusantara pada tahun 2005, dengan satu keinginan sederhana yaitu, membawa pengalaman Training Profesional dan Motivasi sebagaimana yang sering terlihat di media kepada para sahabat saya para pekerja Jasa pelayanan umum, yang mungkin belum pernah merasakan nuansa dan manfaat training tersebut untuk diri dan pekerjaannya, dikarenakan harga yang tidak terjangkau oleh mereka. Jumlah mereka saat ini sekitar 60% di Indonesia.

Agar Perusahaan Jasa yang memperkerjakan mereka mau mengadakan pelatihan pengembangan SDM serta tidak memberatkan dalam hal pembiayaan, maka kami merancang pembiayaan pelatihan dengan sistim borongan yaitu 1-50 orang dengan harga yang sama, bukan dengan sistim pembayaran per orang seperti dalam pelatihan motivasi dan profesional lainnya, dengan harapan agar semakin banyak pekerja level Grassroots yang dapat mengembangkan dirinya melalui pelatihan ini dikemudian hari dan akan berdampak positif pada kemajuan manusia Indonesia kedepannya. Kami menamakannya Pelatihan Grosiran.

Akhir kata, walau dengan label Pelatihan Grosiran agar dapat menekan Cost perusahaan, kami tetap berkomitmen dan berinovasi agar materi yang kami berikan dengan sistim pelatihan pilihan, yang Sederhana, Integral, Aplikatif dan Praktis (SIAP) tetap berkwalitas dan memiliki daya ubah, karena dihujung setiap kegiatan pelatihan dan penerapan sistim, hanya ada satu harapan yaitu PERUBAHAN !.

SUSANTO SALIM

Founder & Director Smartnusa